Rabu, 19 Juni 2013

(Ponpes of the Day) Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang - Jawa Tengah


Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang – Jawa Tengah

 



 

Sekilas

 

Pesantren Sarang, adalah pesantren yang ada di Sarang. Entah bagaimana asbabul wurudnya, nama pesantren selalu lebih lekat dengan daerahnya ketimbang "nama resmi" lembaganya. Malah acap kali orang menyebutkan pesantren dengan nama Kyainya, misalnya Pondoke Mbah Maimun Sarang, atau Pondoke Mbah Kholil Rembang dan seterusnya. Sampai sekarang, orang lebih menyebut pondok Lirboyo, misalnya, karena berada di Lirboyo atau pondok Ploso, karena berada di Ploso. Tak berbeda pula dengan pondok Sarang.

 

Jika menilik letak geografisnya, tentu tidak ada yang menarik di sini. Kompleks Pesantren adalah tanah yang gersang, bangunannya juga tidak terlalu istimewa. Namun jangan salah sangka, Sarang adalah media semai bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Dari rahim pondok Sarang, beriatus-ratus tokoh agama mengenyam "pahit-getirnya" memburu pengetahuan.

 

Tidak salah jika Sarang kemudian dibutuhkan masyarakat. Sekian ribu santri berjubel dan hilir mudik memburu tempat pengajian. Beribu-ribu mulut selalu komat-kamit menghapalkan materi pelajaran. Hari-hari di Sarang tidak akan pernah bisa dibatasi oleh putaran jarum jam.

 

Sebelum adzan Subuh berkumandang, lantunan ayat Qur'an sudah menyambutnya. Setelah jama'ah subuh, beberapa tempat mengaji sudah penuh. Sebentar setelah mentari muncul, ribuan santri bagai lebah berterbangan menuju madrasah. Sebagian lagi memenuhi ruang untuk muhadloroh.

 

Siang sampai sorepun tidak ada waktu yang kosong. Malam hari apalagi. Aktifitas para penghuni Sarang seperi tidak pernah memberi peluang waktu untuk berlalu percuma. Sarang benar-benar samudra ilmu yang tiada tepinya.

 

Pesantren tetaplah pesantren. Itu yang tidak bisa kita lupakan. Segala keunikan dan keanehan bisa kita saksikan di dalamnya. Tempat ini merupakan melting bowl bagi sekian banyak produk budaya yang melekat pada setiap santri. Sehingga interaksi dari sekian banyak santri selain menjadikan mereka akrab, juga menjadikan mereka menemukan kreativitas baru.

 

Anda bisa membayangkan misalnya, bagaimana orang "kulonan" yang biasa bersopan santun ketamu dengan orang "wetanan" yang lebih suka bloko suto. Anak petani yang berbudaya agraris harus hidup sekamar dengan anak pedagang yang biasanya lebih rasional. Dan tentu masih banyak lagi. Kekayaan tradisi yang ada tidaklah mati atau dimatikan, namun disinergikan kedalam sebentuk akulturasi yang kreatif. Sehingga muncul hibrida baru, hibrida khas pondok pesantren.

 

Anda lewat saat ada orang makan, pasti akan ditawari "Monggo, Kang. Ndogol..! Atau misalnya masuk warung, anda akan mendengar Es Jarang, mBolot atau misalnya anda bertingkah menyakitkan, pasti langsung "disambut" dengan Kake'ane..! Sambutan khas orang pesisiran. Jika berjalan ke timur Pondok, anda akan ketemu Warung Mak Lampir dan bila ke selatan, Anda akan tiba di Warung Kolera.

 

Itulah pondok Sarang, selain gudangnya istilah, ia menjadi gudangnya pengetahuan. Bagaima tidak, para santri tidak hanya mengaji dan menghapal kitab semata, bahkan juga menghapalkan kamus Arab, misalnya nadzam Ro'sun Sirah, Mafriqun Nyeng unyengan dst. Semua itulah yang bisa kita rasakan sehari-hari di pondok Sarang.

 

Tidak berlebihan kalau pondok Sarang selalu menempati ruangan tersendiri di hati para santri dan alumni. Segudang perasaan bercampur baur dibingkai rasa suka, kangen dan penasaran. Siapapun tentu akan terlintas tentang masa-masa nyantri di sana. Dan itulah yang menjadikan Sarang tidak cuma hidup di kenyataan sehari-hari, tapi juga selalu hidup di dalam hati.

 

Karangmangu -sebelumnya bernama Karangkembang, tempat di mana Pondok Pesantren Al Anwar berada- adalah sebuah desa di tepi laut utara Jawa Tengah bagian timur. Desa ini bagian dari kecamatan Sarang kabupaten Rembang.

Mengingat letaknya yang berada di pesisis pantai utara, kebanyakan penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Sementara profesi sebagian pendududk yang lain adalah petani dan pedagang.
Di agi hari, umumnya penduduk sekitar Pondok pesantren Al Anwar pergi melaut untuk mencari ikan, baik dengan peralatan tradisional maupun modern.

 

Penduduk desa Karangmangu, Sarang Rembang ini adalah hasil assimilasi dua suku jawa dan Madura. Para penduduk sekitar merasa sangat beruntung dengan kehadiran Pondok Pesantren Al Anwar. Kerasnya kehidupan keseharian akibat lingkungan kerja mereka mendapatkan tempat teduhnya yang dengan keberadaan aktifitas pengajian dan kegiatan positif lain yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Al Anwar. Dengan begitu, Al Anwar dapat menjadi social control bagi penduduk sekitarnya. Di samping itu, kharisma pengasuh, KH Maimoen Zubair menjadikan beliau sebagai rujukan sejuk dalam rangka mencari solusi masalah-masalah sosial ekonomi yang mereka hadapi serta memiliki peran penting dalam penyelesaian permasalahan yang timbul di antara mereka.

 

Visi dan Misi

 

Visi

 

1.     Mewujudkan pesantren yang mampu menghasilkan lulusan yang dapat menguasai disiplin ilmu keislaman serta berakhlak mulia serta peduli kepada sesama.

2.     Memantapkan iman dan taqwa serta mengembangkan ilmu pengetahuan keislaman untuk mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat berdasarkan Al-Qur'an dan Assunnah.

 

Misi

 

1.     Beriman dan bertaqwa, berprestasi serta berakhlakul karimah.

2.     Mengarahkan dan mengantarkan umat memenuhi fitrahnya sebagi khairu ummah yang dapat memerankan kepeloporan kemajuan dan perubahan sosial sehingga tercipta negara Indonesia sebagai Baldah Thayyibah dan Rabb Ghafur.

 

Tujuan

 

1.     Menghimpun santri untuk keperluan pembinaan dan pengembangan secara optimal di bidang keilmuan keislaman dan dan iptek.

2.     Menjadi pusat unggulan (dalam arti khusus) sehingga tercipta persaingan yang sehat dan mandiri.

3.     Memproduksi peserta didik yang memiliki tingkat keberhasilan keilmuan yang maksimal.

4.     Mengimplementasikan IMTAQ dalam kehidupan sehari-sehari.

 

Program Pengembangan Masyarakat

 

Di samping menjadi agen taffaqquh fiddin, pesantren juga menjadi agen pengembangan masyarakat. Peran serta dan kontribusi Pesantren dalam bidang ini tidak diragukan lagi. Sekedar menunjuk bukti, banyak para alumni Pesantren yang menjadi tokoh masyarakat, pejabat pemerintah serta profrsi lainnya yang berhubungan langsung dengan pengembangan dan pendayagunaan masyarakat.

 

Dalam hal ini Program Pengembangan Masyarakat oleh Pondok Pesantren Al Anwar meliputi:

 

Progam Pengembangan Santri

 

1.     Dalam rangka mengupayakan peningkatan mutu keilmuan santri, Pondok Pesantren Al Anwar menjalin kejasama dengan Universitas Al Azhar, Mesir dan Majma’ Kaftaro Damaskus, Syiria, pesantren Daruttauhid, Makkah Al Mukarromah dan lembaga menara ilmu lainnya. Melalui kerjasama ini telah banyak alumni Pondok Pesantren Al Anwar yang melanjutkan pendidikannya di lembaga-lembaga tersebut tanpa melalui tes saringan, di samping penggunaan kurikulum yang sama. Di antara pelaksanaan program ini, Pondok Pesantren Al Anwar mengirim santri-santri terbaiknya untuk mengikuti bahsul Masail yang diselenggarakan oleh pondok pesantren lain atau lembaga tertentu.

2.     Peningkatan profesionalisme guru dengan mengikat kerjasama dengan Universitas Abin Nur, Syria. Dengan kerjasama ini para asatidz memperoleh kesempatan mengikuti daurah tahunan di lembaga pendidikan Abin Nur besama para mahasiswa lain yang berasal dari mancanegara. Para asatidz juga didorong dan diberi kesempatan mengikuti seminar di berbagai bidang yang diselenggarakan beberapa pihak.

3.     Pengembangan program prioritas adalah mendidik para santri agar mampu memahami dan mendalami kitab-kitab klasik (salaf) dan modern ('ashriyyah) serta mengaktualisasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Progam ini direalisasikan dengan mengadakan aktifitas kajian kitab-kitab salaf, aktifitas Mudzakarah, Muhafazhah dan kegiatan lain yang dinilai mampu merealisasikan dan menyukseskan program prioritas.

4.     Peningkatan pengetahuan santri di bidang Iptek. Sehubungan dengan itu Pondok Pesantren Al Anwar mendirikan Madrasa Tsanwiyyah dan Madrasah Aliyah dengan target santri mampu menguasai berbagai disiplin ilmu, baik ilmu keislaman dan non keislaman sebagai bekal mereka saat terjun ke dalam masyarakat.

 

Progam Pengembangan Masyarakat

 

1.     Pemberdayaan sumberdaya manusia Pondok Pesantren Al Anwar memberikan pelatihan khusus dan kesempatan magang di beberapa tempat yang telah ditentukan dan disesuaikan dengan kepentingan pengembangan Pondok Pesantren Al Anwar. Para santri dikirim ke beberapa wilayah di Madura, Malang , Brebes dan wilayah lainnya, ternasuk Papua. Program ini juga diwujudkan dengan menyelenggarakan pengajian mingguan untuk masyarakat sekitar yang langsung diampu oleh Asy Syaikh Maimoen Zubair. Hal ini meruapakan bentuk kepedulian Pondok Pesantren Al Anwar kepada masyarakat sekitar lokasi Pesantren. Dengan begitu Pesantren berfungsi sebagai fasilitator dan instrumen.

2.     Sebagai agen perubahan (agent of social change) Sebagai agen perubahan sosial, Pondok Pesantren Al Anwar dituntut untuk memproduksi  manusia yang berakhlaqul karimah, beriman dan bertaqwa serta mampu menjadi embun penyejuk di atas kondisi dekadensi moral atau moral hazard.

3.     Sebagai pusat unggulan Pondok Pesantren Al Anwar tidak boleh menjadi sekedar lembaga keagamaan dan pendidikan saja. Tetapi bahkan juga sebagai lembaga pengembangan masyarakat. Dengan multifunsi seperti ini Pondok Pesantren Al Anwar menjadi pusat unggulan, baik dalam hal pendidikan keislaman maupun pengembangan masyarakat.

 

Kurikulum

 

I. Tingkat I'dadiyyah (Persiapan)

 

No.
Mata Pelajaran
Kitab
1
التوحيد
Tauhid
عقيدة العوام
Aqidatul 'Awam
2
الفقه
Fiqh
سفينة النجا
Safinatun Naja
3
النحو
Nahwu
الثمار الجنية
Ats Tsimar Aj Janiyyah
4
الصرف
Shorof
الأمثلة التصريفية أ
Al Amtsilah At Tashrifiyyah (I)
5
الأخلاق
Akhlaq
تنبيه المتعلم
Tanbihul Muta’allim
6
الإعراب
I’rob
الإعراب للألفاظ المطردة
Al I’rob lil Alfazh Al Muththaridah
7
التجويد
Tajwid
هداية الصبيان
Hidayatush Shibyan
8
الإعلال
I’lal
الإعلال للأمثلة
Al I’lal lil Amtsilah
9
الإملاء
Dikte
Diktat

 

 

II. Tingkat Tsanawiyyah

II. 1. Marhalah I Muhadhoroh : Kelas I (Satu) Tsanawiyyah

No.
Mata Pelajaran
Kitab
1
التوحيد
Tauhid
الخريدة البهية
Al Khoridah Al Bahiyyah
2
الفقه
Fiqh
متن الغاية والتقريب
Matnul Ghoyah
3
النحو
Nahwu
الآجرومية
Al Ujrumiyyah
4
الصرف
Shorof
الأمثلة التصر يفية
Al Amtsilah At Tasrifiyyah (II)
5
الأخلاق /
Akhlaq
وصايا الأباء للأبناء
Al Washoya
6
الإعراب
I’rob
الكفراوي
Al Kafrawiy
7
التجويد
Tajwid
هداية المستفيد
Hidayatul Mustafid
8
الإعلال
I’lal
الإعلال للأمثلة
Al I’lal lil Amtsilah
9
قواعد الإعلال /
Qawa'idul I’lal
قواعد الإعلال
Qawa'idul I’lal
10
الإملاء
Dikte
Diktat

 

II. 2. Marhalah II Muhadhoroh : Kelas II (Dua) Tsanawiyyah

No.
Mata Pelajaran
Kitab
1
التوحيد
Tauhid
بدء الأمالي
Bad’ul Amali
2
الفقه
Fiqh
فتح القريب
Fathul Qorib
3
النحو
Nahwu
العمريطي
Al 'Amrithy
4
الصرف
Shorof
الكيلاني
Al Kaylaniy
5
الأخلاق
Akhlaq
تعليم المتعلم
Ta’limul Mutallim
6
الحديث
Hadits
الأربعين النووية
Al Arbain an Nawawiyyah
7
التجويد
Tajwid
الجزرية
Al Jazariyyah
8
قواعد الصرف
Qawa'idush. Shorf
القواعد الصرفية
Al Qowa'id Ash Shorfiyyah
9
الإملاء
Dikte
قواعد الإملاء
Qawa'idul Imla’
10
السيرة النبوية
Sejarah
خلاصة نور اليقين
Khulashoh Nurul Yaqin
11
الفرائض
Ilmu Fara`idh
التكملة للفرائض
At Takmilah lil Fara`idh

 

II. 3. III Muhadhoroh : Kelas (Tiga) Tsanawiyyah

No.
Mata Pelajaran
Kitab
1
التوحيد
Tauhid
جوهرة التوحيد
Jauharotut Tauhid
2
الفقه
Fiqh
فتح القريب
Fathul Qorib (II)
3
النحو
Nahwu
ابن عقيل
Ibnu ‘Aqil (I)
4
الصرف
Shorof
نظم الترصيف
Nazhmut Tarshif
5
الأخلاق /
Akhlaq
منهاج السعادة
Minhajus Sa’adah
6
قواعد الإعراب
I’rob
كفاية الأصحاب
Kifayatul Ash-hab
7
أصول الفقه
Usul Fiqh
الورقات
Al Waroqot
8
الحديث
Hadits
مختصر أبي جمرة
Mukhtashar Abi Jamroh
9
الفرائض
Ilmu Fara`idh
حفظ التراث
Hifzhut Turats
10
السيرة النبوية
Sejarah
خلاصة نور اليقين
Khulash Nurul Yaqin (III)
11
الإنشاء
Mengarang
Diktat

 

III. Tingkat Aliyah

III. 1. Marhalah IV Muhadhoroh : Kelas I (Satu) Aliyah

No.
Mata Pelajaran
Kitab
1
التوحيد
Tauhid
كفاية العوام
Kifayatul ‘Awam
2
الفقه
Fiqh
فتح المعين
Fathul. Muin (I)
3
النحو
Nahwu
ابن عقيل
Ibnu ‘Aqil (II)
4
قواعد الفقه
Q. Fiqh
المواهب السنية
Al Mawahib As Saniyyah
5
أصول الحديث
Ilmu Hadits
القواعد الأساسية
Al Qowa'id Al Asasiyyah
6
التفسير
Tafsir
تفسير الجلالين
Tafsir Al Jalalain
7
أصول الفقه
Usul Fiqh
لطائف الإشارات
Latho`iful Isyarot
8
الحديث
Hadits
بلوغ المرام
Bulughul Marom (I)
9
المنطق
Logika
إيضاح المبهم
Idhohul Mubham
10
البلاغة
Balaghoh
قواعد اللغة العربية
Qowa'idul Lughoh Al ‘Arobiyyah
11
السيرة النبوية
Sejarah
تاريخ الحوادث
Tarikhul Hawadits
12
الإنشاء
Mengarang
Diktat

 

III. 2. Marhalah V Muhadhoroh : Kelas II (Dua) Aliyah

No.
Mata Pelajaran
Kitab
1
التوحيد
Tauhid
أم البراهين
Ummul Barohin
2
الفقه
Fiqh
فتح المعين
Fathul Muin (II)
3
النحو
Nahwu
شذور الذهب
Syuzhurudz Dzahab
4
قواعد الفقه
Q. Fiqh
الأشباه والنظائر
Al Asybah wan Nazha`ir
5
أصول الحديث
Ilmu Hadits
التقريرات السنية Al
At Taqrirat As Saniyyah
6
التفسير
Tafsir
تفسير الجلالين
Tafsir Al Jalalain (II)
7
أصول الفقه
Usul Fiqh
لب الأصول
Lubbul Ushul
8
الحديث
Hadits
بلوغ المرام
Bulughul Marom (II)
9
المنطق
Logika
سلم الملاوي
Sullamul Mulawiy
10
البلاغة
Balaghoh
الجوهر المكنون Al
Al Jawhar Al Maknun
11
السيرة النبوية
Sejarah
فقه السيرة
Fiqhus Siroh
12
علوم القرآن
Ilmu Tafsir
نهج التيسير
Nahjut Taysir
13
التصوف
Tashowwuf
منهاج العابدين
Minhajut Tholibin
14
علم العروض
‘Arudl
المختصر الشافي Al
Al Mukhtashor Asy Syafi

 

III. 3.  Marhalah VI Muhadhoroh : Kelas III (Tiga) Aliyah

No.
Mata Pelajaran
Kitab
1
التوحيد
Tauhid
الحصون الحميدية
Al Husun Al Hamidiyyah
2
الفقه
Fiqh
منهاج الطالبين
Minhajut Tholibin
3
النحو
Nahwu
مغني اللبيب
Mughnil Labib
4
قواعد الفقه
Q. Fiqh
الأشباه والنظائر
Al Asybah wan Nazha`ir
5
أصول الحديث
Ilmu Hadits
المنهل اللطيف
Al Manhal Al Lathif
6
التفسير
Tafsir
تفسير الجلالين
Tafsir Al Jalalain (III)
7
أصول الفقه
Usul Fiqh
غاية الوصول
Ghoyatul Wushul
8
الحديث
Hadits
التجريد الصريح
At Tajrid Al Shorih
9
المنطق
Logika
سلم الملاوي
Sulamul Mulawiy
10
البلاغة
Balaghoh
تلخيص المفتاح
Talhishul Miftah
11
السيرة النبوية
Sejarah
فقه السيرة
Fiqhus Siroh
12
علوم القرآن
Ilmu Tafsir
التبيان في علوم القرآن At
At Tibyan fi ‘ulumil Qur’an
13
التصوف
Tashowwuf
منهاج العابدين
Minhajut Al Tholibin
14
الفلك Falak
فتح الرؤف المنان
Fathur Rouf Al Manan
15
النصوص Sastra Arab
Diktat

 

Lembaga pendidikan PPTM (Progam Pasca Lulusan Madrasah)

No.
Mata Pelajaran
السنة الأولى
السنة الثانية
1
Tafsir
تفسير آيات الأحكام
تفسير آيات الأحكام
2
Kaedah Hadits (Diroyah)
أصول الحديث
أصول الحديث
3
Tauhid
كبرى اليقينية
كبرى اليقينية
4
Sunnah
دفاع عن السنة
دفاع عن السنة
5
Usul Fiqh
الوجيز في الأصول
آثار الاختلاف
6
Ilmu Al Qur’an
علوم القرآن
إعجاز القرآن
7
Fiqh
الوجيز في الفقه
الوجيز في الفقه
8
Kaedah Fiqh
قواعد الفقه
قواعد الفقه
9
Sejarah
السيرة النبوية
السيرة النبوية
10
Hadist (Riwayah)
إحكام الأحكام
إحكام الأحكام

 

Pengasuh

 

Pengasuh atau lebih sering dikenal dengan istilah kyai merupakan sosok yang paling penting (key person) dan menentukan dalam pengembangan dan manajemen pondok pesantren. Di samping itu, kharismanya tak jarang menjadi pemicu kedatangan santri dari segala penjuru propinsi untuk belajar di pondok pesantrennya. Dalam kondisi yang terakhir disebut, alasan datang belajar tidak lagi didasarkan pada keindahan atau kemegahan gedung maupun kelengkapan fasilitasnya.

 

KH. Maimoen Zubair sebagai pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar adalah sosok yang paling berperan dalam perkembangan Pesantren. Beliau berjuang sejak dari nol hingga Pondok Pesantren Al Anwar berkembang sedemikian pesat, baik dari sisi jumlah santri mapupun luas area komplek Pesantren. Di usia beliau yang senja dan kesibukannya yang begitu menyita waktu, beliau masih aktif mendidik dan menggembleng para santri secara konsisten. Kealiman, kepribadian, kearifannya sangat dikagumi oleh para santri maupun koleganya.

 

Alih-alih beberapa pondok pesantren di Indonesia mulai membuka diri terhadap kurikulum non Pesantren (Salaf atau Tradisional) dan bahkan meninggalkan ciri-ciri kesalafan sistimnya, beliau -dibantu oleh putra-putranya yang seluruhnya jebolan lembaga-lebaga pendidikan ternama di Timur Tengah- malah berusaha mempertahankan kesalafan (ketradisionalan) Pondok Pesantren Al Anwar. Sebuah tindakan yang berani di tengah-tengah "perubahan" wawasan masyarakat.

 

Berikut nama para pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar serta lembaga pendidikan dimana para pengasuh "menimba dan meminum untuk dituangkan kembali":

No.
Nama
Lembaga Pendidikan
Negara
1
KH. Maimoen Zubair
Ma’had Sayyid Al Maliki Makkah
Saudi Arabia
2
KH. Abdullah Ubab MZ
Ma’had Sayyid Al Maliki Makkah
Saudi Arabia
3
KH. Muhammad Najih MZ
Ma’had Sayyid Al Maliki Makkah
Saudi Arabia
4
KH. Aufal Marom
Ma’had Sayyid Al Maliki Makkah
Saudi Arabia
5
KH. Majid Kamil MZ
Ma’had Sayyid Al Maliki Makkah
Saudi Arabia
6
KH. Abdur Rouf MZ
Ma’had Sayyid Al Maliki Makkah
Saudi Arabia
7
KH. Abdul Ghofur MZ MA
Universitas Al Azhar Kairo
Mesir
8
KH. Muhammad Wafi MZ Lc
Universitas Zamalik Kairo
Mesir

 

Pengurus

 

Masa Khidmah 1430 - 1431 H/ 2009 - 2010 M

Pengasuh
:
KH. Maimoen Zubair
Pembina
Pembina I
:
KH. Abdullah Ubab Maimoen
Pembina II
:
KH. Mumammad Najih Maimoen
Pembina III
:
KH. Majid Kamil Maimoen
Pembina IV
:
KH. Abdurrouf Maimoen
Pembina V
:
KH. Muhammad Wafi Maimoen
Pembina VI
:
Agus Taj Yasin Maimoen
Penasehat
Penasihat I
:
KH. Aufal Marom
Penasihat II
:
Ust. A. Cholid SC
Penasihat III
:
KH. Muhammad Alim
Penasihat IV
:
Ust. Muhammad Saudi
Penasihat V
:
Ust. Dawam Afandi EQ
Penasihat VI
:
Ust. Muhammad Naf'an
Penasihat VII
:
Ust. Ari Mahfudh
Penasihat VIII
:
Ust. Mu'adz Fadlil

 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar